Langsung ke konten utama

Tentang Presiden dan Shalatnya




Ibnu Abbas r.a. bercerita: Ketika Sayidina Umar r.a. ditikam (oleh Lu’luah) di saat gelap Subuh, maka aku dan sekelompok sahabat yang berada di masjid membawa beliau ke rumahnya. Sayidina Umar menyuruh Abdurrahman bin Auf untuk menjadi imam menggantikan beliau. Sesampainya di rumah, beliau tidak sadarkan diri karena terlalu banyak darah yang keluar. Beliau baru sadar ketika Subuh sudah remang-remang. Saat itu beliau langsung bertanya, “Apakah rakyatku sudah salat Subuh?” Kami menjawab, “Iya.” Beliau berkata, “Tidak ada Islam bagi orang yang meninggalkan salat.”

Setelah itu, beliau meminta air untuk berwudu. Lalu, beliau berwudu dan salat. Setelah salam (selesai salat), barulah beliau berkata, “Wahai Ibnu Abbas, keluarlah dan cari tahu siapa yang menikamku?” | Ibnu Syabah dalam Tarikh al-Madinah: III/902
Begitulah seharusnya perhatian pemimpin umat Islam kepada urusan salat!


تاريخ المدينة - ابن شبة (3/ 902)
عن ابن عباس: إن عمر رضي الله عنه حين طعن في غلس السحر مع الفجر قال فاحتملته أنا ورهط كانوا معي في المسجد حتى أدخلناه بيته، وأمر عبد الرحمن بن عوف رضي الله عنه يصلي بالناس، قال: فلما أدخل بيته غشي عليه من النزف، فلم يزل في غمرة حتى أسفر، ثم أفاق فقال: صلى الناس ؟ قلنا: نعم، قال لا إسلام لمن ترك الصلاة. ثم دعا بوضوء فتوضأ وصلى، فلما سلم قال يا ابن عباس، اخرج سل من قتلني؟

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orang Buta Membawa Lentera

Seorang kakek tua yang sudah buta keluar rumah pada malam hari. Anehnya dia membawa sebuah lentera untuk menerangi jalan. Seseorang yang menjumpainya di jalan terheran-heran. "Mbah, buat apa membawa lampu, apa gunanya?" Kakek tua itu menjawab dengan kalimat singkat: لكي لا يصدمني المبصرون "Agar aku tidak ditabrak oleh orang-orang yang bisa melihat." Kesalahan orang lain kepadamu kadangkala terjadi karena engkau memang meletakkan dirimu untuk disalahi. Sikap orang lain kepadamu seringkali merupakan buah dari sikapmu kepada mereka.

Pahit Manis Kehidupan

"Tuan Guru, kenapa orang-orang mengkhianatiku padahal aku selalu berbuat baik kepada mereka? Kenapa orang-orang yang aku cintai dengan tulus justru bersikap buruk kepadaku?" Syekh itu terdiam. "Kenapa orang-orang selalu berprasangka buruk padaku, padahal aku melakukan hal-hal baik dengan tujuan yang baik?" Syekh tetap diam. Pemuda itu mulai menangis. "Ya Syekh, mengapa setiap air susu yang aku berikan kepada mereka, selalu mereka balas dengan air tuba!?" Tiba-tiba Syekh itu berdiri dan meletakkan tangannya di dada sang pemuda. "Nak, engkau datang ke sini bukan untuk mengadukan kesialan hidupmu. Engkau justru mengadukan betapa cintanya Allah kepadamu." Ketika Allah mencintai seseorang, maka Allah pasti memberikan ujian yang berat kepadanya. Ketika seseorang tetap teguh dengan kebaikan pada saat ujian dan godaan datang silih berganti, maka hal itu merupakan pertanda kuat bahwa Allah sedang mengangkat derajat kemuliaannya. Ya Allah berilah kami k...

Kurma yang Membusuk

Seorang ibu miskin mengambil beberapa butir kurma dari sebuah kantong, dia mengamati lalu membuangnya. Rupanya kurma-kurma itu sudah mulai membusuk. Akhirnya, dia berdiri dan mematikan lampu, lalu memakan sisa kurma yang berada di dalam kantong itu hingga tak tersisa. ربما نتجاهل لكي نعيش "Ada saatnya kita harus pura-pura tidak tahu untuk bisa bertahan hidup." Ada saatnya, kita harus membohongi perasaan sendiri demi sebuah tujuan.